Tampilkan postingan dengan label Praktek Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Praktek Fisika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Maret 2011

Praktek Hukum Archimedes



Ini hasil foto praktek fisika anak CS kemarin (7 Maret). Tentang gaya Archimedes (mengapung, melayang dan tenggelam). Dan sebagai kelinci percobaan ini adalah telur ayam, ada yang mentah dan yang udah direbus. Seharusnya foto ini udah diposting kemarin mulai jam 3 sore, supaya serentak semua anak CS. Tapi berhubung modem aku yang gila itu pulsanya gak masuk, jadi terpaksa aku mempublikasikannya hari ini dengan memanfaatkan WiFi sekolah :D

Air Mineral














Selasa, 28 September 2010

Praktek Pegas

Hari ini aku dan teman-teman CraxiSavier alias XI IA 4 melakukan praktek fisika yang sangat menyenangkan. Yaitu kami menggantungkan diri masing-masing di sebuah pegas. Walaupun awalnya aku berpikir praktek tersebut tidak jadi dilakukan karena hujan yang cukup deras di pagi hari. Untungnya hujan tidak terlalu lama. Jadi kami langsung menuju tempat praktek dengan berjalan berpasang-pasangan. Sebelum melakukan percobaan kami menimbang berat badan terlebih dahulu. Ternyata di antara kami ber-34 (karena tidak ada Akmal) yang paling ringan dan yang paling berat adalah Vinka 38 kg dan Syaldie 88 kg.

Ada 2 kali percobaan yang dilakukan. Percobaan pertama khusus untuk yang bobot tubuhnya dibawah 45 kg, dilakukan di ruang sekretariat osis dengan pegas yang digantung secara seri. Percobaan dimulai dari yang beratnya paling ringan. Jadi Vinka yang pertama kali menggantungkan dirinya di pegas. Setelah itu Atuk / Nita, Nursa'adah, Ditha, Hariyati, Eko, Dupa atau Nursida Dewi, Cha-Cha / Shafa / saya sendiri (hhee...), Ayu Maulida, Icha dan Dyna. Karena percobaan yang pertama ini pegasnya digantung seri, jadi setiap ada yang menggantungkan diri pegasnya pasti melar beberapa centimeter. Dan yang paling hebat membuat tali pengikat pegas putus di percobaan yang pertama ini adalah Eko Furryanto. Panjang pegas yang awalnya masih 31 cm, setelah di pakai untuk menggantungkan si Eko langsung melar menjadi 43 cm. Prok...Prok...Prok...

Untuk percobaan yang ke-2 dilakukan di samping Lab. Multimedia. Kalau yang ini pegasnya disusun secara paralel, karena kali ini untuk menggantung yang beratnya di atas 45 kg. Sebelum percobaan yang k-2 dimulai, sempat terjadi sedikit ketegangan. Waktu itu Pak Rudy marah karena kami hanya menyiapkan 1 meteran dan tidak cepat tanggap untuk mencari meteran 1 lagi. Untungnya Reza cepat datang dengan membawa meteran yang entah darimana dia dapat dan kami bisa memulai praktek lagi.

Percobaan yang ke-2 dimulai dari Imma dengan berat 45 kg. Setelah itu Maya, Ervi, Adhys, Unnis, Dea, Putri, Yunita, Rina, Shendy, Wenny, Intan, Nanda, Egie, Tami, Adhi, Ni Ayu, Reza, Nisa, Christian, Ketut, Syaldie, dan Raynaldi. Seharusnya Syaldie yang terakhir, tetapi ternyata Aldi kelupaan jadi dia yang terakhir kali bergelantungan di pegas.Untuk kali ini yang membuat tali penggantung pegas putus tidak lain dan tidak bukan yyaa Syaldie.

Setelah selesai praktek, kami kembali ke kelas lagi dan menyelesaikan laporan hasil praktek.
Untuk hasil dokumentsi foto dan video akan aku upload besok. Karena kalau upload malam ini sepertinya tidak bisa. Hheeheehe.. Maklum sinyal fleksi di wilayah rumah saya kalau malam naik turun dan hampir hilang.

Kamis, 13 Mei 2010

Hasil Praktek Optik Geometri















Untuk lebih jelasnya Anda dapat mendownloadnya dengan meng-klik link berikut:

Dan bagi yang ingin memiliki berbagai LKS mengenai Optik Geometri, silahkan buka blog Pak Rudy lewat LKS ini.

Senin, 30 November 2009

Gelinding....Gelinding....

Waktu itu hari Kamis. Selembar kertas yang ditempel oleh Pak Rudy, menghebohkan G'TeV.. Kertas yang berisi point-point yang telah dicapai melalui coment-coment di blog fisika.Aku pun kaget melihat pointku berjumlah 26. Padahal aku baru 5 kali coment di blog. Ternyata waktu aku hitung 1 coment nilainya 5 point dan ada point tambahan.

Tidak lama kemudian, Pak Rudy masuk ke kandang G'TeV. Hari ini kami akan melakukan percobaan gerak melingkar, yaitu menggelinding beberapa macam kaleng di suatu bidang miring (papan). Tetapi yang bisa melakukan percobaan, hanya pernah coment di blog fisika. Sedangkan, di kelompokku hanya aku yang pernah comment. Tami, Edita, dan Maia harus bertahan duduk di hadapan Pak Rudy. Jadi aku bergabung dengan kelompok Ayu, Dewi, dan Morae.

Kami melakukan praktek dengan 4 kaleng yang berbeda. Kami menghitung berapa kali kaleng berputar, berapa lama kaleng berputar, dan lain sebagainya. Selama melakukan percobaan, kami ber-4 kebanyakan bercanda, ketawa-ketawa nggak jelas. Semua kelompok sibuk dengan kaleng masing-masing. Sedangkan kami malah menertawakan kaleng yang menggelinding sampai ke kaki Kira. Atau kaleng susu beruang yang baunya tidak enak. Karena keasyikan tertawa, kami jadi harus secepat kilat menyelesaikan laporan percobaan, ketika Pak Rudy mengatakan bahwa waktu praktek sudah selesai.

Selesai praktek, kemi kembali mendengarkan Pak Rudy berbicara di depan. Memberi tahu kalau kami harus bisa menemukan suatu blog yang masih bayi milik Pak Rudy. Karena siapa yang bisa menemukan blog itu terlebih dahulu, akan mendapat point ganda. Dan bagi yang belum pernah comment di blog fisika, mulai hari itu harus rajin-rajin mengomentari tulisan Pak Rudy. Kalau tidak mereka akan mendapatkan sanksi.

Sejak hari itulah, anak G'TeVen jadi rajin berkunjung ke blog fisika. Bahkan kami seperti ketagihan. Berlomba-lomba mencapai point yang ditentukan Pak Rudy. Hhee... (G'TeVen kalau sudah kayak gini jadi rajin). Bukan hanya nilai yang kami dapatkan dari comment di blog, tapi juga pengetahuan. Pengetahuan tentang fisika dan pengetahuan teknologi. Kami jadi gak gaptek dengan blog. Jadi bersemangat membuat blog sendiri... ^.^

Sabtu, 28 November 2009

Gerak Melingkar,, Memutar Batu...

G'TeVen kebagian giliran terakhir buat praktek gerak melingkar yang memutar batu. X'3 dan X'1 sudah beberapa minggu yang lalu prakteknya. Tapi tidak masalah buat kami, yang penting tetap bisa melakukan praktek gerak melingkar dan mendapat nilai.

Bagaikan sebuah perlombaan memutar beban (batu).. Saling berlomba siapa yang lebih dulu menyelesaikan praktek. Berbagai macam ukuran batu yang dicoba agar kesalahan yang terjadi kurang dari 20%. Kelompok 4 (Me, Tamii, Edita, Maia) mencoba 5 buah batu dengan ukuran dan massa yang berbeda-beda. Bahkan panjang talinya pun kami bedakan. Ada yang 72cm dan 100cm. Waktu itu aku dapat giliran memutar batu yang paling besar.. Astaga,, habis mutar batunya tanganku langsung keram..

Tepat di saat kelompok kami seleai melakukan praktek, Pak Rudy memberi tahu kalau waktunya sudah selesai. Jadi kami tinggal membuat laporan di kelas. Like ussual,, kami seperti dikejar-kejar anjing kalau menyelesaikan laporan. Karena Pak Rudy selalu membuat waktu seperti tinggal 10 detik lagi...

Hhhuufff... Pokoknya mempelajari sesuatu dengan praktek,, pasti lebih mengasyikkan daripada hanya teori. Karena dengan praktek otak kita akan lebih mudah mengingat pelajaran. Sedangkan kalau hanya teori kita bisa bosan, bahkan mungkin membuat kita mengantuk dan tidak konsen dengan pelajaran..