Selasa, 01 Maret 2011

Viskositas

Viskositas merupakan ukuran kekentalan fluida yang menyatakan besar kecilnya gesekan di dalam fluida. Makin besar viskositas suatu fluida, makin sulit suatu fluida mengalir dan makin sulit suatu benda bergerak di dalam fluida tersebut. Viskositas zat cair dapat ditentukan secar kuantitatif dengan besaran yang disebut koefisien viskositas (η). Satuan SI untuk koefisien viskositas adalah Ns/m2 atau pascal sekon (Pa s).



Apabila suatu benda bergerak dengan kelajuan v dalam suatu fluida kental yang koefisien viskositasnya η, maka benda tersebut akan mengalami gaya gesekan fluida sebesar Fs = k η v. dengan k adalah konstanta yang bergantung pada bentuk geometris benda. Berdasarkan perhitungan laboratorium pada tahun 1845, Sir George Stoker menunjukkan bahwa untuk benda yang bentuk geometrisnya berupa bola nilai k = 6πR. Bila nilai k dimasukkan ke dalam persamaan, maka diperoleh persamaan yang dikenal sebagai hokum Stokes.
Sebuah bola dijatuhkan ke dalam sebuah fluida. Gaya-gaya yang bekerja pada bola adalah gaya berat w, gaya apung Fa, dan gaya stokes Fs. Ketika dijatuhkan, bola bergerak dipercepat. Namun, saat kecepatannya bertambah gaya stokesnya juga bertambah. Akibatnya, pada suatu saat bola akan mencapai keadaan seimbang sehingga bergerak dengan kecepatan konstan. Kecepatan ini disebut kecepatan terminal.
Sumber :
Sarwono, Sunarroso, dan Suyatman. 2009. Fisika 2 Mudah Dan Sederhana Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Haryadi, Bambang. 2009. Fisika Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Indonesia
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar